Assalamualaikum Wr.Wb.
Sesuai dengan judulnya, maka dari itu saya akan membahas sebanyak tiga topik mengenai si uang ini. Saya akan memulai pembahasan artikel kali ini dengan topik dari uang.
Sebelum membahas lebih mendalam topik ini, saya ingin mengajukan pertanyaan sederhana kepada kalian. "Dari segi apa kamu dapat membedakan antara orang kaya dengan orang miskin ?". Sangat mudah kan pertanyaannya ?!. Lalu, apa jawaban kalian dari pertanyaan sesimpel itu ?. Jelas jawabannya adalah dari uang. Kalau kalian menjawab "Saya tidak menjawab itu kok ?!". Lalu apa jawaban anda ?? penampilannya ??. Memangnya dia berdandan rapi seperti itu bukan dari uang. Seandainya si miskin didandani juga, memangnya dalam proses mendandani tersebut tidak menggunakan uang ?! jelas jawabannya dari uang.
Dari pertanyaan yang saya sajikan, hampir dari keseluruhan manusia memiliki prinsip dan pandangan itu. Dan karena prinsip dan pandangan itu juga yang menyebabkan mereka giat untuk bekerja. Baru bisa dikatakan "kaya" jika sudah punya banyak uang, ya itulah asumsi yang tersimpan dengan rapi dan lama di dalam otak manusia.
Selain masalah limit tubuh kita, pandangan tersebut juga memiliki dampak buruk yang lainnya. Diantaranya adalah terkadang seseorang dalam berusaha menyematkan label "kaya" pada dirinya dengan cara-cara yang salah, singkatnya menghalalkan segala cara. Kalau hal ini kalian lakukan maka akan ada dampak yang sangat buruk menanti kalian. Lalu apa dampak buruknya ??. Yang jelas dampak tersebut sesuai dengan seberapa besar dan seberapa parahnya yang telah kamu lakukan.Oke, saya anggap selesai dalam membahas mengenai topik dari uang. Sekarang, kita akan lanjutkan pembahasan masalah si uang ini dengan membahas topik untuk uang.
Permasalahan ini masih ada kaitannya dengan topik sebelumnya jadi masih ada hubungannya. Seperti sebelumnya juga, saya akan mengajukan pertanyaan ringan. "Untuk apa hingga saat ini kamu bersusah payah berusaha atau bekerja keras ?". Hmmm.... tanpa saya jawab dan menjelaskannya kalian pasti sudah mengetahui apa jawabannya.Jelas sekali tujuan kalian bersusah payah melakukan itu semua hanya untuk uang. Ya, itu benar sekali dan itu faktanya. Lembaran-lembaran kertas atau kepingan-kepingan logam dengan tertera angka-angka tertentu yang menjadi balasan untuk kerja keras kalian. Kalau kalian berpikir secara logis lembaran-lembaran kertas tersebut hingga memiliki "nilai" yang sangat berarti itu datangnya dari mana ??. Tentu saja hal itu semua datangnya dari asumsi yang telah melekat kuat di otak manusia itu sendiri.
Saya akan membatasi pembahasan mengenai untuk uang hanya sampai disini, kalau saya lanjutkan lebih dari ini maka akan melahap juga topik mengenai karena uang. Dan itu semua akan saya bahas lebih mendalam pada topik karena uang.
Pembahasan topik karena uang ini merupakan akhir dari pembahasan pada kesempatan kali ini sekaligus konklusi dari semua topik sebelumnya.
Tapi tidak karena uang saja yang melatarbelakangi mereka melakukan itu semua, ada satu lagi yang mendorong itu semua hingga terjadi. Faktor itu adalah rasa tidak puas. Perasaan tersebut memang bagus tapi jika tidak terkendalikan, perasaan itu akan berubah menjadi kerakusan yang tak terbatas dan itu justru berdampak sangat buruk bagi kita semua. Untuk menyikapi hal tersebut kita harus menumbuhkan rasa syukur di hati dan pikiran kita.
Jaman sekarang itu sudah tidak ada lagi yang gratis. Kalaupun ada yang memberi cuma-cuma kepada kamu, itu harus diwaspadai sebab mungkin saja kan ada niat tertentu dibalik semua pemberiannya kepada kamu selama ini.
Demikianlah saya mengakhiri postingan kali ini. Akhir kata saya mohon maaf jika ada kata-kata yang kurang berkenan atau kurang pas.
Wassalamualaikum Wr.Wb.



0 komentar:
Posting Komentar