HerE yOU Not OnLY gET hAVinG fuN BuT aLSo GEt KnoWLedGE
PERHATIAN
SELURUH CONTENT DI BLOG INI DAPAT MENYEBABKAN KETAGIHAN, SERANGAN KEBAHAGIAN, BERSENANG-SENANG DAN GANGGUAN TANGAN UNTUK MENG-KLIK DAN MENG-KLIK

Selasa, 07 September 2010

W.A.R

perhatian!!!! DILARANG ME-MIRROR atau COPY-PASTE karya w ni....



CHAPTER 2


"Huft... menyusahkan saja.... dasar ikan teri....." gumam Requ dg sdikit dongkol. "Kau bilang tadi apa?!" kata salah seorang preman tersebut dg garangnya. "Kau salah denger kali....." sambung Requ dg cengengesan. "Jangan bercanda ya?!" seorang lagi menimpali dg kesal. "Kok mau ngerampas ikan kami memangnya ini emas apa?!" kata Ryugo. "Jangan banyak omong!!" teriak preman yg memegang samurai langsung di arahkan ke Requ dan Ryugo.
TRANG. Samurainya beradu dg parang Requ. "Jangan remehkan aku ya....." ucap Requ. Mata Requ menoleh ke Ryugo. Jika dia amnesianya parah, ini keadaan yang sangat terdesak bagi kami tapi kalau tidak terlalu parah, ini hari sial cecunguk busuk ini.
Salah seorang dari preman itu kaget karena baru kali ini ada yang berani melawan mereka. "Nyari mati!!!" Seorang lagi ikut-ikutan mengayunkan samurainya namun kali ini tepat kearah Ryugo. Dengan cepat Ryugo merunduk dan melancarkan serangan balasan dan telak mengenai preman itu. "Uaarrggghhh!!!" teriak preman itu seraya tersungkur. "Yang barusan itu apa???" pikir Ryugo. "Tubuhku seakan telah terbiasa dengan yang tadi...". Senyum pun merekah di wajah Requ. "Bagaimana??? masih mau diteruskan...." tantang Requ kepada preman yang masih beradu senjata. Dengan gemetar kedua preman itu mengambil langkah seribu meninggalkan mereka.



Perjalanan pulang pun diteruskan. Di tengah perjalanan,"bisa juga kamu berkelahi???" selidik Requ. "Haha aku juga bingung kenapa bisa ya..." jawab Ryugo ringan. "Wajarlah kamu dulu kan shinigami pembantai 1000 nyawa itu mah gak seberapa cuman sekarang lagi amnesia aja tapi untung lah gak semuanya lupa" pikir Requ.
Akhirnya tanpa terasa mereka telah sampai ke rumah Ryugo.
"Dapet banyak gak kak????" tanya Niguu."Lumayan guu" jawab Ryugo seraya mengelus-elus kepala Niguu sampai rambutnya acak-acakan. "loh siapa dia kak???" tanya Niguu sambil berbisik kepada Ryugo. "Oh dia... dia teman kakak.. dari tadi dia menemani kakak mancing loh.." jawb Ryugo sambil bisik-bisik juga. Melihat hal itu requ jadi sedikit kesal. "Apa-apaan ini... memangnya wajah ku terlihat seperti penjahat apa?!" pikir Requ. Mereka berdua terus bisik-bisik. Sesaat kemudian Ryugo mempersilahkan Requ masuk. Didalam mereka bertiga disambut wanita setengah baya yang lumayan cantik. "Ini teman kakak... dia mau menginap satu malam disini bu.. boleh gak???" tanya Niguu polos kpd wanita itu. "Oh tidak apa-apa lagi pula sekarang kan sudah mau malam" jawab wanita itu seraya menyiapkan makan di meja makan. "Kebetulan sekali ibu sekarang sedang masak banyak" kata wanita itu sambil tertawa ringan.
"Ayo Requ kau ke kamar ku dulu... kau bisa menaruh barang-barangmu disana" ajak Ryugo. "Oh terima kasih.." jawab Requ sambil mengankut semua barang bawaannya dan mengikuti Ryugo menuju kamarnya.

"Selamat makan!!!" suara terdengar dari rumah tersebut. Mereka semua makan dengan lahapnya. Namun sesuatu terjadi. Requ tidak sengaja menumpahkan kuah opor tersebut ke tangan kiri Ryugo. "duh maaf... maaf... aku benar-benar tidak sengaja... sini biar kubuka perban itu dan kubersihkan dari luka ditangan mu" tawar Requ. "Terimakasih.. tidak usah repot-repot biar kubersihkan sendiri" kata Ryugo seraya ke kamar mandi untuk membersihkannya. Tidak lama kemudian Ryugo kembali dari kamar mandi dan meneruskan makan. Tidak terasa makan malam telah selesai akhirnya mereka semua beranjak tidur.

Requ menuju kamar mandi sambil membereskan sesuatu. Ternyata sebuah handphone dg kamera. Dia melihat rekaman semuanya. Ternyata dewi fortuna berpihak padanya. Dia melihat dengan jelas tato di tangan kirinya ketika membersihkan tangannya. "Alcatras... ternyata kau masih hidup... aku harus berterimakasih kepada keluarga kecil ini yang telah menyelematkan dan mau merawatmu" ujar Requ. "Besok kau harus ikut aku!!" kata Requ dalam hatinya dan menuju kamar tidur Ryugo dan pergi tidur.

Pagi pun menyapa bumi. Ryugo bekerja memecahkan kayu. Requ pun menyusul bangun walau sudah siang. Dia pun menuju teras sambil melihat-lihat pemandangan. Niguu mendekati Requ dan bertanya "Bagaimana lingkungan disini menurutmu kak??". "Kakak tidak menyangka.. masih ada tempat sesegar ini.. coba kau ke kota.. disana mesin merjalela loh.." Jawab Requ. "Oh begitu ya.. tapi perkotaan tak cocok dengan ku..." sambung Niguu. "Memangnya kenapa??" Selidik Requ. 

BERSAMBUNG

0 komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
copyright 2020 by Ryshand.blogspot.com. Diberdayakan oleh Blogger.